Selasa, 05 Januari 2010

. penerang kalbu


penerang kalbu tak lekang waktu.
walau laman tersaput debu.
belum merdeka nasib para guru.
terpedaya janji-janji semu.

guru sejati mengajar dengan hati.
penuhi hari dengan syahdu.
selayaknya mereka dihargai.
namun garis nasib tetap sendu.


Jakarta, 28 Juli 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar